Merauke — Dengan niat ikut andil dalam mencerdaskan pelajar di wilayah perbatasan, Personel Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad turut membagi ilmunya dengan menjadi tenaga pendidik di SD Inpres Bupul 12, Kampung Baidub, Distrik Ulilin, Kabupeten Merauke, Papua, Rabu(27/11/2019).


Dengan penuh keceriaan siswa-siswi kelas 1 dan 2 SD Inpres Bupul 12 menerima pelajaran membaca, menulis dan berhitung serta pelajaran agama dari personel Pos Bupul 12 atas nama Serda Oktobianus yang telah menjadi tenaga pendidik di sekolahan tersebut.


"Ketika pertama kali kami datang mengajar, ditemui masih banyak siswa-siswi kelas 3 dan 4 yang belum bisa membaca, hal itu membuat kami tersentuh untuk bisa mencerdaskan anak-anak sekolah yang berada di perbatasan ini, karena mereka adalah masa depan bangsa," ucap Serda Okto selaku pengajar.


Sementara itu ditempat terpisah, Pasi Intel Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad Lettu Inf Asep Saepudin, S.T.Han. mengatakan, kegiatan ini merupakan program Satgas, selain melaksanakan tugas pokoknya menjaga keamanan di perbatasan RI-PNG, juga turut serta mencerdaskan anak-anak sekolah di tempat penugasan.


“Saat pra tugas, para prajurit telah dibekali pengetahuan sebagai tenaga didik, sehingga, secara keilmuan dan mental, mereka memang disiapkan untuk itu. Oleh karenanya bekal yang mereka dapatkan, menjadi modal untuk diaplikasikan di daerah penugasan ini,’’ tambahnya.


Lettu Inf Asep berharap dengan kehadiran personel Satgas di sekolah-sekolah, dapat meningkatkan motivasi dan semangat pelajar dalam mengikuti pelajaran, serta dapat berperan untuk memajukan pendidikan di daerah perbatasan sama seperti pendidikan yang ada di perkotaan, karena mereka generasi penerus bangsa Indonesia.


Kepala Sekolah SD Inpres Bupul 12 Dina Batkorumbawa, S. Sos., mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad yang telah bersedia menjadi tenaga didik di sekolah kami, semoga murid-murid semakin bersemangat dan termotivasi untuk terus belajar dan meraih prestasi setinggi-tingginya.