MERAUKE — Dalam rangka mencegah aktivitas ilegal dan penyelundupan barang-barang terlarang, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif MR 411/PDW Kostrad Pos Bupul 12 secara rutin melaksanakan patroli keamanan pada jalan-jalan tikus di Perbatasan RI-PNG bertempat di Kampung Baidub, Distrik Ulilin.

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Bupul 1, Distrik Eligobel, Merauke, Papua, Senin(6/1/2020).

Dansatgas mengungkapkan, tidak hanya dilakukan melalui kegiatan pemeriksaan rutin terhadap orang dan kendaraan yang melintas di jalan poros Trans Papua saja, namun untuk mencegah peredaran barang-barang ilegal dan terlarang lainnya juga dilakukan melalui patroli keamanan.

Lanjutnya, hal tersebutlah yang dilaksanakan Pos Bupul 12 dipimpin Wadanpos Bupul 12, Sertu Agus Duwi S dan 5 orang anggotanya, melaksanakan patroli keamanan dengan menyusuri jalan-jalan tikus di perbatasan RI-PNG tepatnya di Kampung Baidub, Minggu(5/1/2020).

“Dilaksanakannya Patroli keamanan ini sebagai upaya mencegah penyelundupan barang-barang ilegal dan terlarang, serta masuknya warga Negara Papua Nugini ke Indonesia ataupun sebaliknya tanpa dilengkapi kartu pelintas batas," ucap alumni Akmil tahun 2003 tersebut.

Tambahnya, bahwa jalan-jalan tikus ini juga dicurigai kerap menjadi pilihan para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyelundupkan barang ilegal dan terlarang dari kedua negara, seperti pada bulan November 2019 lalu, Satgas berhasil mengamankan pelintas batas Indonesia di jalan tikus yang membawa 43 paket ganja kering untuk diedarkan ke Merauke.

Sementara itu Danpos Bupul 12 Letda Inf Henri Mahendra Putra Aditya, S.Tr. (Han), menyampaikan, diharapkan dengan patroli keamanan yang rutin dilaksanakan setiap hari ini, dapat mencegah aktivitas peredaran barang terlarang dan ilegal yang masuk melalui jalan-jalan tikus di perbatasan RI-PNG.